Tetap Modis, Lima Gaya dan Bahan Hijab Simpel ini Bisa Ditiru!

posted in: Artikel | 0

Muslimah di setiap negara memiliki gaya hijabnya yang berbeda. Bukan cuma itu, pilihan bahan pun jadi hal penting karena iklim cuaca di berbagai negara berbeda-beda. Misalnya di Arab Saudi, jarang sekali para wanita menggunakan hijab dari bahan tebal, karena hawanya yang panas.

Sifon, viscose, satin, sutra? Selendang panjang atau selendang persegi? Lebar atau pendek? Semua itu bisa jadi pilihan Anda ketika ingin memakai atau model terbaru berhijab. Apalagi yang baru saja belajar berhijrah, dan masih bingung memilih hijab paling nyaman dan cocok ketika dikenakan.

Nah, dilansir dari lama Halal Zilla berikut ini lima gaya hijab dan jenis bahannya yang bisa Anda tiru. Tak lupa ditulis pula tutorial yang dapat mempermudah Anda ketika mempraktikkannya.

1. Classic casual

Gaya hijab

Gaya satu ini semua bisa mengikutinya, karena mudah dipraktikan dan hampir seluruh bahan hijab dapat digunakan. Biasanya, gaya hijab seperti ini untuk para hijabers yang ingin tampil kasual dan cocok dikenakan sehari-hari. Anda bisa memilih bahan jilbab seperti viscose, cotton, pashmina atau jersey.

Bukan hanya untuk dipakai sehari-hari, gaya hijab seperti ini juga bisa digunakan ketika datang ke acara-acara formal, seperti pesta pernikahan. Supaya lebih elegan, Anda bisa memilih syal sifon atau satin.

Caranya, letakan hijab di kepala dengan dua sisi yang sama. Kemudian sematkan jarum atau pin di bagian bawah dagu. Lalu Anda bisa mengikatnya ke belakang atau hijab dibiarkan terurai panjang ke depan.

 

2. Menggantungkannya di bahu (Drape Over The Shoulder) yang elegan

Gaya hijab

Caranya, gunakan hijab di kepala Anda dengan satu sisi yang berbeda (panjang dan pendek). Lalu selipkan bagian sisi yang pendek di leher, supaya lebih kuat dan tidak berantakan bisa menggunakan jarum pentul.

Kemudian, bagian hijab yang panjang biarkan menggantung terurai menutup bagian dada. Terakhir, sematkan bagian hijab terurai tadi di bagian bahu dan sematkan jarum atau pin supaya hijab Anda terlihat rapi.

3. Tanpa pin atau jarum

Gaya hijab

Jika Anda adalah tipe yang simpel dan tetap ingin rapi, bisa menggunakan gaya hijab tanpa pin. Biasanya untuk gaya seperti ini menggunakan hijab model syal atau pashmina.

Pertama, letakkan hijab di kepala dan pastikan kedua sisinya sama, kemudian lipat sedikit hijab di bagian kedua pipi Anda. Setelah itu kedua sisi hijab tersebut ikat ke belakang, hingga Anda benar-benar merasa sudah pas atau kencang.

Namun jika takut hijab menjadi berantakan, Anda bisa menyematkan jarum di bagian bawah dagu atau jarum pentul di atas kepala.

 

4. Bawal klasik

Gaya hijab

Selendang bawal (hijan segi empat) bukan lagi model yang ketinggalan zaman. Berbagai merk terkenal, membuat hijab ini kembali menjadi tren dengan memperbaharui corak dan bahan yang digunakan.

Menggunakannya juga sangatlah mudah. Pertama, lipat hijab segi empat hingga jadi segi tiga. Kemudian letakan hijab di atas kepala Anda, dan sematkan jarum atau pin di bawah dagu.

Kemudian, bagian hijab yang terurai ke depan bisa dibentuk berbagai gaya seperti diikat ke belakang atau membiarkannya terurai panjang menutupi bagian dada.

5. Turban ramping

Gaya hijab

Model hijab ini sepertinya paling bergaya, berkarakter dari semua gaya hijab yang ada. Model hijab seperti ini biasanya digunakan oleh anak-anak sekolah menengah dengan kostum serba hitam.

Walau terlihat sedikit sulit, Anda tetap bisa menggunakannya dengan hijab pashmina atau syal. Untuk caranya bisa dilihat di beberapa tutorial hijab khusus turban.

Jika kesulitan untuk menggunakannya sendiri, Anda bisa membeli turban instan yang sudah dijual bebas di pasaran. Ada banyak merek fesyen menjual hijab jenis ini.

Leave a Reply